oleh

Melalui “OSS” Pelaku Usaha Memulai Produksinya Secara Simultan

Kabarnotariat.id , Bogor – Hadirnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 Tahun 2018, tentang “Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau yang dikenal Online Single Submission (OSS)” kini telah diluncurkan dan disosialisasikan oleh banyak kalangan, salah satunya ialah profesi Notaris.

Demikian Diskusi Hukum (Diskum) Mengenai OSS dan Serba-serbi Aplikasi Dalam Praktik yang digelar oleh Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Bogor Ikatan Notaris (I.N.I) di Hotel Olympic Renotel, Jalan Olympic Raya Sentul, Babakan Madang, Bogor Jawa Barat Rabu, (19/09).

Terlihat hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP-I.N.I), Yualita Widyadhari, SH., MKn., Ketua Pengda Kabupaten Bogor I.N.I, Fenny Sulifadarti, SH., MKn., Pemateri OSS, Albert Richi Aruan, SH., ll.M., M.KN., Ketua Bidang Komunikasi Publik dan Kegiatan PP I.N.I, Mugaera Djohar, SH., MKn., Koordinator Kegiatan dan Umum (Bidang Komunikasi Publik dan Kegiatan), Maya Erika Kusumawati, SH., MKn., dan Ketua Bidang Organisasi PP I.N.I, Taufik, SH., MKn.

Menurut Ketum PP I.N.I, Yualita Widyadhari, SH., MKn., dengan adanya OSS pelaku usaha tidak lagi harus mendatangi K/L atau organisasi perangkat daerah (OPD) di pemda untuk mengurus izin berlapis – lapis yang sebelumnya harus diperoleh satu persatu secara bertahap.

“OSS memungkinkan pelaku usaha untuk segera memulai proses produksinya secara simultan sembari melengkapi dokumen – dokumen pelaksanaan lainnya seperti Izin Lokasi (ILOK), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), lingkungan, dan kewajiban lain semacam Standar Nasional Indonesia (SNI),” terang Yualita Widyadhari, SH., MKn., lewat sambutannya.

Senada Albert Richi Aruan, SH., ll.M., M.KN., menambahkan, OSS dirancang untuk terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM, serta Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. “Tidak hanya itu, OSS juga direncanakan bukan hanya sarana informasi, tetapi juga untuk pengaduan dan keluhan,” jelasnya.

Baca:  Pembinaan Notaris Se-kota Tangerang Selatan

Sementara itu Ketua Pengda Kabupaten Bogor I.N.I, Fenny Sulifadarti, SH., MKn menuturkan saat ini organisasi yang dipimpinnya menunjukkan perkembangan dan nuansa berbeda. Antusias anggota, Ujar Fenny, begitu besar dalam mensukseskan setiap kegiatan yang digelar oleh Pengda Kabupaten Bogor I.N.I, dan sebanyak 200 peserta terlihat memadati kursi yang disediakan oleh panitia.

“Saya melihat kebersamaan para anggota dan pengurus semakin terpupuk dan terbangun dengan baik. Dan dengan Diskum ini, akan semakin menguatkan hal tersebut,” Ucap Fenny.

Lebih jauh dirinya optimistis, kedepan Pengda Kabupaten Bogor I.N.I akan lebih maju dan sukses, bukan saja membangun kebersamaan tapi juga mampu meningkatkan profesionalisme anggota dalam menjalankan profesinya.

(IS)

Komentar