oleh

Peningkatan Kualitas PPAT Gel VII Dibuka, Dirjen HHK Imbau “Jika Ada Miskomunikasi Jangan Dibuat Gaduh”

Kabarnotariat.id, Jakarta –  Peningkatan kualitas merupakan hal yang sudah diatur oleh peraturan yakni, Peraturan Kepala BPN RI Nomor 1 Tahun 2006 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP Nomor 37 Tahun 1998.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Hubungan Hukum Keagrariaan  (HHK), Djamaluddin pada kegiatan Peningkatan Kualitas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Gelombang VII Tahun 2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu (21/11).

Dirjen HHK, Djamaluddin

Mengawali sambutannya, Djamaluddin menerangkan bahwa dalam peraturan itu sebenarnya sudah diatur mengenai kegiatan peningkatan kualitas PPAT, namun saat itu belum diatur bagaimana pelaksanaannya.

“Saat ini kita sudah melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas PPAT, yang saat ini sudah memasuki gelombang ketujuh. Kegiatan ini penting bagi PPAT karena melalui kegiatan ini dapat memberikan pembekalan kepada PPAT,” ucap Djamaluddin.

Acara tersebut, dihadiri oleh sebanyak ratusan peserta yang terdiri dari sebagian PPAT dan Calon PPAT dari berbagai daerah di Indonesia serta Calon Anggota Majelis Pembinaan dan Pengawasan (MPP) tingkat daerah.

Foto bersama Ketua Umum PP IPPAT beserta jajarannya dan Dirjen HHK (Tengah)

Djamaluddin berpesan, agar peserta yang mengikuti kegiatan ini betul-betul serius. “Untuk PPAT yang sudah pernah mengikuti kegiatan ini, mari kita mengingat kembali. Sedangkan calon PPAT, pelajari apa yang harus dilakukan maupun yang dikerjakan jika sudah menjadi PPAT kelak,” pinta Dirjen HHK, tegasnya.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional telah membentuk MPP tingkat pusat. “Enam bulan setelah pengukuhan MPP tingkat pusat, IPPAT harus membentuk MPP tingkat daerah,” terang Djamaluddin.

Lebih jauh, Kementerian ATR/BPN saat ini tengah melakukan banyak perubahan serta perbaikan terkait pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, Djamaluddin memohon dukungan PPAT agar terus bersinergi dengan Kementerian ATR/BPN. “Kita harus jalan bersama, jangan bikin gaduh. Jika ada yang miskomunikasi dengan Kantor Pertanahan, ada baiknya koordinasikan dengan mereka,” harap Djamaluddin.

Baca:  Berkunjung Ke Kepulauan Seribu, Pengda Kab.Bogor I.N.I Teduhkan Jiwa di Pulau Payung

Ia memohon, agar PPAT senior atau yang berusia lebih tua bisa mengingatkan kepada para calon PPAT maupun PPAT yang lebih muda apabila mereka melanggar kode etik.

Sementara itu dalam laporannya Ketua Panitia Pelaksana, Inyo Cancer Hetarie mengatakan Peningkatan Kualitas PPAT Gelombang VII ini dilaksanakan mulai tanggal 21 sampai 23 November 2018. Dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini ialah untuk memberikan penyegaran kepada PPAT yang sudah bertugas kurang lebih 10 tahun. Selain itu juga, diberikan pembekalan kepada calon PPAT terkait tugas-tugas pendaftaran administrasi pertanahan.

“Selain pemberian materi, nanti juga akan dilakukan pre-test dan post-test ,” jelas Ketua Panitia.

(Set)

Komentar