oleh

IPPAT Jabar Gelar Konferwil, Osye Anggandarri Raih 820 Suara

Bandung, kabarnotariat.id – Bertempat di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung Jawa Barat, Pengurus Wilayah Jawa Barat (Pengwil Jabar) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tengah melakukan Konferensi Wilayah (Konferwil) pada Rabu, (12/9). Konferwil tersebut dihadiri sebanyak 1468 anggota IPPAT Se -Jabar, kemudian yang tersaring dalam pembarcodan 1361 anggota. 

Mereka hadir untuk memililih satu diantara dua kandidat Ketua Pengwil IPPAT Jabar periode 2018-2021. Kedua kandidat ialah, Osye Anggandarri, SH dan Ana Wismayanti, SH. Beberapa tempat dan antrian dipadati pemilih yang melingkar panjang di sekeliling Lobby hotel horison.

Pemilih yang melingkar panjang di sekeliling Lobby hotel horison
Kedua kandidat, Osye Anggandarri, SH dan Ana Wismayanti, SH.

Terpantau kabarnotariat.id, penghitungan suara dimulai sekira Pukul 07:00 hingga pukul 11:00 Waktu Indonesia Barat (WIB).  Suara dibacakan dengan hasil, Osye Anggandarri mendapatkan 820 suara, sedangkan Ana memperoleh 524 suara dan tercacat ada 17 suara yang dinyatakan tidak sah. Presidium Konferwil menyatakan, Osye sebagai pemenang pemilihan dan langsung menetapkan hasilnya sebagai keputusan Konferwil Jabar IPPAT.

Osye Anggandarri mendapatkan 820 suara, sedangkan Ana memperoleh 524 suara dan tercacat ada 17 suara yang dinyatakan tidak sah

Tak hanya itu, presedium menetapkan tiga terpilih menjadi anggota Majelis Kehormatan Wilayah (MKW) Jabar IPPAT. Salah satunya ialah, Elis Nurhayati, SH (Ketua), Kikit Wirianti, SH., (Wakil Ketua) dan Tendi Suarman,SH., (Sekertaris).

Proses penghitungan suara pada Konferwil IPPAT Jabar 2018, berlangsung kondusif dan aman. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme ribuan peserta yang hadir sebagai pemilih.

MKW Jabar IPPAT. Salah satunya ialah, Elis Nurhayati, SH (Ketua), Kikit Wirianti, SH., (Wakil Ketua) dan Tendi Suarman,SH., (Sekertaris)

Bahkan, ajang demokrasi yang sudah dilaksanakan ini tak hanya dijadikan sebagai prosedur hajatan tiga tahunan, akan tetapi sejatinya mampu menghasilkan pemimpin wilayah Jabar IPPAT yang berkualitas, pro anggota, inovatif dan mengutamakan kepentingan anggota.

Proses penghitungan suara

Dalam sambutannya, Ketua terpilih Osye mengatakan kemenangan yang ia raih bukan saja hanya untuknya melainkan untuk semua yang hadir di Konferwil Jabar IPPAT, terutama seluruh sahabat dan Tim yang selama ini selalu mendampinginya.

Baca:  6 Kota Tujuan Syiar, Dakwah dan Sosial NMI Jawa Timur Selama Ramadhan
Ketua Pengwil Jabar IPPAT, Osye Anggandarri, SH

Kedepan, kata Osye sambil terharu dan berlinang air mata, Pengwil Jabar IPPAT tentunya membutuhkan bantuan seluruh rekan-rekan, baik yang mendukung ataupun yang ada disebelahnya.

“Untuk kepengurusan yang akan dibentuk 1 bulan kedepan, insya allah saya akan melibatkan semua rekan yang memang punya potensi dan memang mau membantu guna mewujudkan Jabar IPPAT yang lebih baik. Untuk itu, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada senior atau sesepuh saya yakni pak Badar, Ibu Elis Ketua saya selama 6 tahun, seluruh Ketua Pengurus Daerah (Pengda) yang selama 3 tahun selalu bersama-sama dimana selama saya berkeliling dalam beberapa bulan terakhir ternyata sambutan dari ketua Pengda sangat luar biasa,” ucap Ketua terpilih Pengwil Jabar IPPAT periode 2018-2021.

Lebih jauh lewat Euforianya Osye menambahkan, kadang Tim yang selalu mengadakan roadshow ke setiap daerah temasuk semua yang mengondisikan dengan sekian banyak syarat selalu mengingatkan, “supaya saya selalu banyak tersenyum dan pada saat berbicara agak lebih kencang. Itulah sedikit yang lucu selama perjalanan kampanye kemarin sampai akhirnya saya bisa berdiri diatas podium ini. Dan sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih,” katanya.

Sementara itu usai melantik, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPPAT, Julius Purnawan, SH mengimbau agar ketua terpilih bisa melihat potensi baik dengan teman dekatnya ataupun yang masih bersebrangan. “Ajak bersama-sama, soal nanti dalam pelaksanaannya terjadi sesuatu hal, yang penting sudah ada niatan baik dari Ketua terpilih,” pintanya.

Ketua umum PP IPPAT, Julius Purnawan, SH.

Julius menerangkan, ini adalah organisasi profesi dan setelahnya harus bersama-sama dan bergabung kembali. “Kita bukan organisasi politik yang harus mematikan lawan politik, kita juga bukan organisasi perusahaan yang harus bersaing secara mati-matian dan kita bukan organisasi militer yang benar-benar harus mematikan lawan kita. Organisasi profesi ini harus kita bangun bersama-sama,” tegasnya.

Baca:  Sinergitas PP I.N.I dan IPPAT Bela Anggota

Untuk MKW, ujar Julius, saya mohon support dan mohon kerjasamanya bersama-sama dengan Pengwil dan selalu berkoordinasi dalam memonitoring pelaksanaan kode etik dalam pelaksanaan jabatan dan perilaku hari-hari.

“Dalam pelaksanaan, usahakan agar kita selalu berkoordinasi melalui komunikasi supaya antara PP dengan wilayah MKW tidak pernah ada mis understanding dan selalu terjalin hubungan yang baik dalam menciptakan program-program untuk semua anggota IPPAT,” tutup Julius, lewat sambutannya.

(Irwan)

Komentar