oleh

“Srikandi”

Oleh: Nico Indra Sakti

Hanya judul itu yang tepat kiranya, bila seorang Leader Notaris tanpa disadari anggotanya telah melompat “menembus batas” (cause breaking the rules) untuk merintis jalan kembali keharkatnya semula sebagai Pejabat Umum.

Namun, sayangnya anggota maupun dan faksi seperti tidak melihat dan nampaknya melewati momen penting dan bersejarah itu.

Ketua Ikatan Notaris Indonesia (I.N.I) telah mendisclosure (by media) melalui usulannya kepada Pemerintah, untuk mengukuhkan tekadnya Harkat Notaris hanya sebagai Pejabat Umum saja.

Statement tersebut bukanlah merupakan pernyataan politik, melainkan suatu sikap nyata seorang Leader sejatinya. Karena hal tersebut bukanlah merupakan sikap yang populer, pencitraan atau cari massa yang dilakukan menjelang Pilketum I.N.I.

Sikap tersebut adalah tauladan, lebih tepatnya pengorbanan, karena “anti mainstream.”

Sehingga, tidak keliru apabila beliau diberi julukan sebagaimana pada judul.

Karena demikianlah sikap seorang anak yang tidak tahan lagi, melihat Ibu Pertiwinya berlinang karena selalu berduka dan lara (tepat dihari Ibu loh).

Sekarang kita lihat apakah anggota maupun punggawanya peka (atau terbiasa low profile mungkin?), karena bola umpan tersebut harusnya segera dieksekusi.

Mudah-mudahan anggotanya tidak apatis, Amin.

(NIS)

Baca:  Siapakah Sosok SAH Di Bacaketuwil I.N.I Jatim ?

Komentar