oleh

PP I.N.I Siap Dilibatkan Sebagai Tim Naskah Akademik

Kabarnotariat.id, Jakarta – Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP I.N.I) tengah melakukan audensi dengan pihak Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), di gedung BPHN – Jakarta Timur, Selasa (22/1/19). Pada pertemuan itu, PP I.N.I meminta pihak Notaris agar dilibatkan untuk menyusun Naskah Akademik (NA).

Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia Saat Audens dengan BPHN

Kunjungan tersebut, disambut baik oleh Kepala BPHN, Prof R. Benny Riyanto dan menangkap maksud kedatangan PP I.N.I untuk dapat dilibatkan lebih intens dalam pembuatan naskah akademik. Terlebih, Pusat Perencanaan Hukum Nasional BPHN tahun ini fokus menyelesaikan tiga naskah akademik, dimana dua diantara naskah akademik itu memiliki keterkaitan dengan tugas dan fungsi notaris.

“BPHN tahun ini fokus menyelesaikan tiga naskah akademik, yakni RUU Paten, RUU Badan Usaha, dan RUU Jaminan Fidusia,” terang Prof R. Benny.

Dua naskah akademik tersebut adalah RUU Jaminan Fidusia dan RUU Badan Usaha yang memiliki kaitan erat dengan tugas dan fungsi Notaris.

Dalam audensi Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PP I.N.I, Sri Widyawati, SH mengatakan bahwa PP I.N.I memiliki perhatian lebih pada proses pembentukan suatu peraturan perundang-undangan termasuk dalam tahap penyusunan naskah akademik.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PP I.N.I, Sri Widyawati, SH (Mengenakan jilbab hitam)

“Kami siap dilibatkan sebagai anggota tim naskah akademik khususnya yang memiliki kaitan erat dengan tugas dan fungsi notaris,” ucap wanita yang sering akrab dipanggil Wiwid.

Hingga saat ini, BPHN telah memberikan ruang baik itu kepada kalangan profesi, akademisi dan masyarakat umum untuk memberikan masukan terhadap naskah akademik yang sedang disusun oleh BPHN serta undang-undang yang perlu dilakukan perubahan maupun kebijakan-kebijakan lain yang disusun BPHN.

Oleh karenanya, PP I.N.I  berharap Notaris dapat dilibatkan sebagai anggota tim dalam penyusunan NA maupun tim lain yang terkait dengan fungsi notaris. Maka itu, PP I.N.I meyakini dalam tim keberadaan Notaris bisa menguatkan substansi pemikiran.

Baca:  Berbagi Kasih Natal Pengda INI-IPPAT Serdang Bedagai

Aspirasi tersebut dapat disampaikan/atau diakses melalui ruang partisipasi publik yang ada di website bphn.go.id.

Lebih jauh, PP I.N.I bersama dengan Kepala BPHN dan Sekretaris BPHN, Audy Murfi MZ juga membahas mengenai permasalahan terkini berkaitan dengan tugas dan fungsi notaris akibat menjamurnya ‘Magister Kenotariatan’ yang tidak mengikuti standar kurikulum, sehingga menghasilkan lulusan yang kurang secara kualitas.

Komentar