oleh

Menciptakan PPAT Berintegritas Tinggi dan Teladan

Bandung, kabarnotariat.id – Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun, dituntut untuk mengedepankan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas jabatannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Jawa Barat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Pengwil Jabar IPPAT), Osye Anggandarri, SH dalam acara Pendidikan dan Pelatihan bagi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Keilmuan, Keahlian Praktikal Serta Implementasi Pengawasan dan Pembinaan Terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Teladan Yang Berkualitas dan Berintegritas.”

Ketua Pengwil Jabar IPPAT, Osye Anggandarri, SH

Pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Barat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tersebut berlangsung di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Jawa Barat pada selasa (12/3) dan dihadiri sebanyak 170 peserta diklat.

Peserta diklat PPAT

Menurut Osye, dengan adanya pendidikan dan pelatihan ini diharapkan semoga tidak terjadi lagi permasalahan atau keluhan yang timbul diantara PPAT terutama anggota yang baru.

“Banyak masalah yang timbul diantara PPAT, terutama dikalangan PPAT baru/muda. Seperti adanya anggota yang magang dikantor Notaris – PPAT, mereka kebingungan karena tidak adanya ilmu yang didapat hingga akhirnya mereka berusaha dan terus mencari ditempat magangnya. Selain itu, antara teori yang didapat dengan praktek sehari-hari kepada mereka yang menjalankan profesinya kelihatan ada yang tidak sinkron,” ujar Osye, dihadapan awak media.

Untuk itu, dengan diadakannya acara pendidikan dan pelatihan bagi PPAT pihaknya akan terus berupaya mengedukasi khususnya kepada yang baru. Tentunya, sebuah tanggungjawab moril sebagai PPAT yang lebih dulu berparktek.

Kabid Humas dan Publikasi Pengwil Jabar IPPAT, Buddy Setia Permana, SH., MKn

Informasi yang dihimpun pada pendidikan dan pelatihan ke-PPAT-an, sesi I membahas tentang “Peningkatan Kompetensi Keilmuan, Keahlian Praktikal Serta Pengawasan dan Pembinaan Terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam pelaksanaan jabatan,” dengan Narasumber :

Baca:  Pelaksanaan Sistem OSS dan Pokok PP No 24 Tahun 2018

Badar Baraba, SH, MH.

R. Tendy Suwarman SH.

Irmawan, SH.

Sesi II “Kajian Komprehensif Jenis – Jenis Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Sebagai Media Peralihan Hak Atas Tanah Serta Media Pengikatan Jaminan dan Pemberian Hak Atas Tanah”

Narasumber :

Evy Hybridawati Warga Hadibrata, SH., MH.

Elis Nurhayati, SH., MH.

Edna Hanindito, SH., M,Kn.

Sesi III “Strategi Pelayanan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Yang Profesional dan Proporsional Melalui Manajemen Kantor Yang Efektif”

Narasumber :

DRS. Yudi Priadi, SH.

Dr. Ranti Fauza Mayana, SH.

Boy Budiman Iskandar, SH., Sp.N.

Sesangkan Sesi IV “Implementasi Etika Profesi Sebagai Pedoman Perilaku Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Pelaksanaan Tugas Jabatan”

Narasumber :

Osye Anggandarri, SH,

Yulia Mulyawati, SH.

Dr. Kikit Wirianti Sugata, SH.

Kemudian Sesi V “Simulasi Pembuatan Akta Tanah dan Kajian Komprehensif Terhadap Materi Muatan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Sebagai Media Peralihan Hak Atas Tanah,” Peserta dibagi per grup yang terdiri dari 8 orang dan dipandu langsung oleh 1 orang Mentor dari Pengwil Jabar IPPAT.

Dan Sesi VI “Simulasi Pembuatan Akta dan Kajian Komprehensif Terhadap Materi Muatan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Sebagai Media Pengikatan Jaminan dan Pemberian Hak Atas Tanah.”
(IPPAT).

Para pemateri yang dihadirkan sebagai narasumber sangat expert dan mumpuni dibidangnya.

“Tujuan kami mengadakan acara ini ialah hanya ingin lebih membuktikan bahwa perlindungan kami dan apa lagi kepada adik-adik kami yang masih junior, sangat menjadi prioritas atau titik berat kami dimana harus betul-betul terlindungi. Dan mudah-mudahan kepada PPAT baru yang telah mengikuti diklat ini bisa lebih paham dan lebih berhati-hati pada saat menjalankan tugas dan jabatannya,” ucap Osye.

Baca:  IPPAT Jabar Gelar Konferwil, Osye Anggandarri Raih 820 Suara

Ditempat yang sama, salah satu peserta diklat menuturkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, “disini kita bisa mendapat ilmu dan diajarkan praktek langsung,” katanya.

Lebih jauh Ketua Bidang (Kabid) Pendidikan Pengwil Jabar IPPAT, Dr, Ranti Fauza Mayana, SH., menjelaskan diklat ini sengaja diselenggarakan oleh Pengwil Jabar IPPAT supaya bisa menciptakan PPAT yang berintegritas tinggi, teladan dan bisa menguasai materi.

Kabid Pendidikan Pengwil Jabar IPPAT, Dr, Ranti Fauza Mayana, SH., (Mengenakan pakaian berwarna hijau)

“Bukan hanya materi yang didapat di bangku kuliah saja, tapi juga aplikasinya pada saat praktek. Saya berharap setelah mengikuti acara ini, para PPAT yang baru bisa mendapatkan suatu gambaran tentang bagaimana cara berkantor dengan baik dan kemudian bagaimana bisa mengaplikasikan teori yang didapatkan dalam berpraktek,” jelas Kabid Pendidikan, kepada kabarnotariat.id

(IRN)

Komentar