oleh

Melalui Rakornas Ditjen HHK Ingatkan “Apapun Masalah Yang Dihadapi, Bukan Penghalang Bagi Organisasi”

Bali, kabarnotariat.id – Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP IPPAT) tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang bertajuk “Konsolidasi Internal IPPAT dan Peningkatan Kualitas PPAT, Guna Mempererat Nilai-nilai Kekeluargaan Serta Meningkatkan Harkat Martabat PPAT dan Perkumpulan”.

Acara yang digelar di Grand Ballroom Hotel Inna Bali Beach, Jalan Hang Tuah, Sanur Kaja, Kota Denpasar, Bali 21 – 22 Maret 2019, dibuka oleh Direktorat Jenderal Hubungan Hukum Keagrariaan (Ditjen HHK), Djamaluddin, S.H., M.H.

Mengawali sambutannya, Ketua Panitia Penyelenggara I Wayan Muntra, SH menegaskan bahwa penguatan organisasi untuk anggota memang diperlukan baik ketika ada perselisihan atau tidak ada perselisihan.

Ketua Panitia Penyelenggara I Wayan Muntra, SH., Saat diwawancarai oleh awak media

Dengan meningkatnya jumlah PPAT dari tahun ke tahun seiring  perkembangan jaman dan juga kondisi  masyarakat. Maka menurut Wayan PPAT mesti solid dan kompak.

“Dan PPAT mesti bersatu sehingga organisasi menjadi kuat dan bisa dibanggakan. Dan tentu saja ini berprofesi dan tidak mudah. Untuk itu tingkatkan terus silaturahmi dan dengan konsolidasi internal dan eksternal diharapkan soliditas organisasi semakin solid pula,” pinta Wayan.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah ( Ketum PP IPPAT), Julius Purnawan. SH, MSi. SpN dalam sambutanya mengemukan bahwa kegiatan ini adalah untuk memupuk semangat kebersamaan agar mampu menghadapi segala tantangan dan hambatan dapat diatasi dan dilalui dengan baik. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat membangun dan memastikan hubungan kerja sama internal yang produktif dengan Kementerian ATR/BPN RI.

Ketum PP IPPAT, Julius Purnawan. SH, MSi. SpN.

“Kami melihat ada kebutuhan sehingga acara ini diselenggarakan diharapkan sebagai instrumen dalam rangka mempercepat langkah-langkah strategis  PP IPPAT menyesuaikan kebijakan Kementerian ATR RI,” ungkap Julius.

Acara yang dihadiri oleh 650 peserta tambah Julius, menjadi momentum penguatan organisasi dengan mengaplikasikan nilai-nilai yaitu integritas, profesional, sinergi, pelayanan, dan kebersamaan anggota dan juga pengurus.

Baca:  Perumusan Notaris Penerima Magang di Gresik

Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IPPAT. Foto: Istimewa

Diakuinya, kondisi organisasi tensinya sedang naik turun, untuk itu diharapkan acara  ini kembali mengkuhkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan antar pengurus terbangun.

Wakil Gubernur Propinsi Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dalam sambutannya mengingatkan kepada PPAT ditengah permasalahan pertanahan yang semakin kompleks agar PPAT selalu berhati-hati dan selalu berpegang teguh pada peraturan dan juga kode etik.

“Jangan sampai malah PPAT yang melanggar aturan, saya berharap PPAT ikut mengatasi berbagai permasalahan dan mendorong kemajuan organisasi dan juga ikut aktif membantu masyarakat,” kata Wakil Gubernur.

Sementara itu, Ditjen HHK ATR RI, Djamaludin mengingatkan PPAT harus solid apapun masalah yang ada saat ini bukan penghalang untuk membesarkan organisasi. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum PP IPPAT bahwa Rakornas akan di jadikan agenda organisai, menurut saya ini harus dilestarikan dan diagendakan dengan program-program yang baik.

Ditjen HHK, Djamaluddin, S.H., M.H.

 

Lebih jauh, Ditjen HHK berharap agar Rakor kali ini bisa menghasilkan ide-ide bagus dan brilian serta terus melakukan koordinasi eksternal maupun internal.

(IRN)

Komentar