oleh

Raih 1053 Suara Yualita Sebut, “Jaga Hubungan Silaturahmi dan Bersaing Dalam Keharmonisan”

Kabarnotariat.id, Makassar – Euforia Pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia ( Ketum PP I.N.I)  menggelora seiring digelarnya Kongres Ke XXII. Pemilihan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jalan A. P. Pettarani, Kota Makassar pada Rabu (1/5) tersebut, mengusung Tema “Menjunjung Tinggi Beretika Berorganisasi Dalam Menciptakan Harmonisasi Guna Menjaga Harkat dan Martabat Ikatan Notaris Indonesia”.

Informasi yang dihimpun, Ketum PP I.N.I Periode sebelumnya terpilih kembali untuk Periode 2019-2022, Yualita Widyadhari, SH. Dari satu kandidat lainnya, Otty Hari Chandra Ubayani, SH.

Yualita Widyadhari, SH saat dilantik sebagai Ketum PP I.N.I Periode 2019 – 2022

Berdasarkan berita acara hasil pemilihan Ketum PP I.N.I Periode 2019 -2022 yang dilakukan secara E Voting, Wanita yang akrab disapa Lita dikalangan Notaris-PPAT itu menggungguli perolehan suara terbanyak. Yualita meraih sebanyak 1053 suara, sedangkan Otty HCU memperoleh 599 suara.

Berita acara hasil pemilihan Kongres XXII I.N.I

Pemilihan yang dilakukan dengan sistem E Voting lebih terjamin bebas dari penyalahgunaan, sehingga tercipta aroma kekeluargaan dan jauh dari kesan persaingan. Bahkan, Ketua terpilih nampak mesra dengan kandidat lainnya hingga penyampaian visi-misi.

Selain itu, untuk posisi Dewan Kehormatan Pusat (DKP) I.N.I, suara terbanyak diraih oleh Firdhonal sebanyak 440 suara, diikuti Pieter Latumeten (307), Adrian Djuaini (296), Ahmad Yulias (241), Isyana W. Sadjarwo (146), Abdul Syukur Hasan (144), Fardian (47), dan di urutan buncit Risbet (31).

Dewan Kehormatan Pusat (DKP) I.N.I saat dilantik

Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Sulsel I.N.I yang juga merupakan Ketua Panitia, Hustam Husain, SH mengatakan kongres XXIII I.N.I ini merupakan rangkaian Kongres yang sebelumnya secara seremoni dibuka  oleh Presiden Joko Widodo dan sudah digelar di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (24/4/2019) lalu.

Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah memilih Makassar menjadi tuan rumah. “Selain memilih Ketua Umum Pengurus Pusat INI periode 2019-2022, institusi pengambilan keputusan tertinggi profesi kenotariatan ini. Juga mengevalusi kinerja dan etika profesi mereka, menyusun program kerja berkala,” urainya.

Baca:  Seleksi ALB INI Jatim Selektif

Menurut Hustam, dari 2.000 peserta yang hadir kurang lebih ada sekitar 1.800. Oleh karena itu acara ini sudah dikemas dari jauh-jauh hari sebelumnya dan sudah dipersiapkan secara matang.

Beberapa bidang-bidang, kata Hustam, terutama bidang pendaftaran yang mana berhubungan dengan IT, itu semua sudah bekerja maksimal. “Kita bisa melihat sendiri baik pada saat pendaftaran dimana pada saat mulai dibuka tidak terjadi penumpukan, tidak ada yang mengeluh bahkan kita menuai pujian,”kata Husni, kepada wartawan.

Ia berharap, lanjut Hustam, peserta kongres dapat mengikuti semua aturan yang ada agar semua keputusan hasil rapat pleno baik dari sistem pemilihan dan tata cara pemilihan, kita ikuti saja. “Sepanjang kita mengikuti itu, insha allah akan berjalan dengan baik hingga kongres ini bisa menghasilkan Ketum yang tentu saja sesuai dengan harapan kita,” ujarnya.

Sementara itu, melalui Press Confrence Yualita Widyadhari, SH menuturkan bahwa agenda yang menjadi prioritas semuanya tentu menjadi hal penting. Banyak agenda yang merupakan program berkesinambungan seperti LPJ untuk tiga tahun, dimana menurut presedium itu adalah LPJ terpanjang yang selama ini mereka terima.

Yualita menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan dilibatkan sebagai tim fidusia dengan kementerian hukum, kemudian agenda mengenai penyempurnaan UUJN serta agenda lainnya.

“Insha allah kabinet kita akan jalankan sesuai dengan kebutuhan, dan mungkin akan ditambahkan karena tiga tahun adalah waktu yang sangat pendek,” ungkap Yualita.

Lebih jauh Yualita menginginkan, agar silaturahmi sesama rekan bisa tetap terjaga dan bersaing dalam keharmonisan. “Yang menang tidak boleh jumawa, yang kalah tidak boleh berkecil hati. Untuk itu, kami mohon dukungan dari anggota yang ada di seluruh indonesia, dengan bantuan dan kerjasamanya yang baik demi jayanya organisasi kita. Kalo bukan kita, siapa lagi yang akan mengangkat organisasi,” tegasnya.

Baca:  Konferensi Pers Digelar, PP IPPAT Meminta Pertanggungjawaban Hukum Ketum PP-IPPAT Periode 2015-2018

IRN

Komentar