oleh

Menyatuni 1.000 Anak Yatim Ketum PP IPPAT Sebut, ‘Ini Merupakan Bentuk Kepedulian PPAT di Seluruh Indonesia’

Kabarnotariat.id, Jakarta – Mengusung tema “Indahnya Berbagi Di Bulan Penuh Berkah,” Pengurus Pusat (PP), Pengurus Wilayah (Pengwil), Pengurus Daerah (Pengda), beserta anggota Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) mengadakan buka puasa bersama dan menyatuni sedikitnya 1.000 Anak Yatim di Gedung BPSDM Kemendagri, Sabtu (25/19).

Informasi yang dihimpun, acara diawali mendengarkan siraman rohani berupa tausyiah ‘Ramadhan’ yang disampaikan oleh Ustad Abie Tsabit dengan penuh keceriaan. Selanjutnya, para panitia mengajak anak-anak yatim untuk bermain bersama (fun games) dengan memberikan pertanyaan seputar keislaman antara lain; doa keseharian, jumlah rakaat sholat serta hapalan surat pendek Al Quran.

Ustad Abie Tsabit saat memberikan tausyiah

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekertaris umum PP Ikatan Notaris Indonesia (I.N.I), Tri Firdaus Akbarsyah, SH beserta jajarannya yang tampak duduk di panggung, perwakilan dari Kementerian BPN/ATR, Bank BTN, dan para tamu undangan lainnya.

Terpantau, sejumlah bus yang membawa para anak yatim telah memasuki area parkir BPSDM. Anak-anak dari berbagai rentang usia tampak begitu bahagia, turun dari bis memasuki aula yang disambut dengan penuh keramahan oleh para pengurus IPPAT.

Anak-anak dari berbagai rentang usia tampak begitu bahagia

Mereka yang hadir berasal dari 12 yayasan dan lembaga yakni, Yayasan Tajdidul Iman Pancoran, Rumah Anak Yatim Bogor Reno, Asrama Yatim Mizan Amanah, Yayasan Membangun Bersama Indonesia (Yamesta Bekasi), Anak Yatim Ustad Nazlan Zein dan Ustad Hafiz, Bina Umat Yatim dan Dhuafa, Anak Yatim Jombang Rawalele, Yayasan Sububul Ihsan, Yayasan Irma, Yayasan Husnul Khatimah, Pesantren NU Waad AFKN Bekasi, dan Yayasan Instagim Mampang.

Berbagai Anak Yatim dari beberapa Yayasan

Menjelang adzan Magrib diisi tausiah singkat dengan materi ringan dan mudah dipahami seluruh yang hadir saat itu.

Begitu adzan Magrib berkumandang anak yatim pun sumringah karena waktunya berbuka puasa telah tiba. Menu berbuka puasa minuman dan takjil disediakan oleh panitia lalu dilanjutkan dengan shalat magrib.

Seusai shalat maghrib berjamaah seluruh tamu undangan dan anak yatim yang hadir pun menikmati menu santap malam yang disediakan di area Gedung BPSDM Kemendagri.

“Kita bersyukur rangkaian acara ini bisa berjalan dengan baik. Ini sebagai bukti kerja keras rekan-rekan panitia selama sekitar 2 minggu,” terang Ketum PP IPPAT, Julius Purnawan, SH., MSi dihadapan awak media.

Ketum PP IPPAT, Julius Purnawan, SH., MSi didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Bangsali, SH. MKn saat diwawancarai oleh beberapa awak media

Dijelaskannya, mengingat keterbatasan ruangan maka yang dihadirkan adalah 500 anak yatim. “Nanti sisanya santunan akan diberikan langsung ke tempatnya masing-masing,” ujar Julius.

Ditambahkan Julius, ini adalah salah satu bentuk kepedulian organisasi kepada masyarakat luas. Dan kedepan, ujar Julius, selain menjadi agenda rutin, juga jumlah pesertanya akan ditambah. Prospeknya kedepan jumlah anak yatim yang akan disantuni akan kita lipat 2 atau 3 kali. Ini sebagai bentuk kepedulian PPAT di seluruh Indonesia.

“Santunan ini juga akan kita sampaikan ke sebuah pesantren yang hancur akibat banjir bandang di Sentani, Papua. Kami akan kirimkan bantuan ke Pengwil IPPAT di sana,” jelas Julius.

Lebih jauh Julius menuturkan, di bulan suci ini, kita mau sama-sama mengasah hati kita masing-masing dan memahami bahwa organisasi di atas segalanya. “Jangan kita berpikir untuk pribadi, mari sama-sama kita bangun organisasi yang kita cintai ini,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Bangsali, SH. MKn mengatakan bahwa tahun ini jumlah anak yatim yang disantuni sedikitnya ada 1.000 orang yang berasal dari 12 Yayasan.

Namun, yang hadir di gedung ini hanyalah sekitar 500 mengingat tempat terbatas dan demi kenyamanan penyelenggaraan. Sisanya akan segera disalurkan ke 12 Pondok Pesantren ataupun Yayasan pengasuh anak yatim piatu yang tersebar di Jabodetabek.

“Acara ini adalah pertama kalinya dengan melibatkan 500 anak yatim yang duduk di bangku Paud, TK, SD, hingga dengan SMU. Juga para pengurus PP IPPAT sendiri yang berjumlah 50 an orang” jelas Ahmad.

IRN

Komentar