oleh

Sentuhan Teknologi SAH Untuk Surabaya

Kabarnotariat.id, Jatim – Perbincangan santai di RM Sederhana Surabaya (1/8), bersama Akademisi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya dan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Surabaya, digagas oleh Siti Anggraeni Hapsari (SAH). Dalam bahasan teknologi inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Ada Tekhnologi Tepat Guna (TTG) yang menunjang dalam peningkatan produksi maupun daya saing pasar di Surabaya,” Ungkap SAH. Namun selama ini diakuinya, belum banyak dikenal oleh masyarakat Kota Surabaya.  Justru teknologi TTG karya UPN Surabaya itu, sudah diperkenalkan ke daerah-daerah lain dan sudah dipergunakannya. Termasuk suatu kebutuhan yang diperlukannya untuk masyarakat kota Surabaya, terutama pelaku UMKM dimasa pandemi ini.

Pertemuannya itu membahas, bagaimana kegiatan inovasi produksi bisa menunjang pertumbuhan UMKM kota Surabaya di masa Pandemi ini. Dengan harapan, bisa membuka wawasan masyarakat kota Surabaya, akan karya akademik Surabaya yang dapat digunakan. Selain itu juga melalui fakultas bisnisnya, bisa membantu meningkatkan pemasaran yang sempat menurun di masa pandemi ini.

SAH tunjukkan Teknologi

Salah satu dosen teknik UPN Veteran Surabaya yang diundang SAH, Ir. Bambang Wahyudi, MS., mengatakan, “kearifan lokal itu, potensi sumber daya alam apa yang harus kita manfaatkan”. Dirinya memiliki konsep “Jangan membuat sesuatu yang baru”, Teknologi yang sudah dikembangkan  UPN, setidaknya bisa menyentuh masyarakat terdalam di kota Surabaya.

Ditambahkan Bambang, apa yang sudah ada, harus diberdayakan, diintensifkan, lalu pasca panennya bisa diolah kembali. Seperti dicontohkannya olahan hasil laut. Dimana timnya telah mengembangkan beberapa teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk mengolah hasil tangkapan laut. Seperti teknologi pengering ikan, pengolahan produksi, dan pemanfaatan sisa hasil olahan produk laut yang dapat dimanfaatkan lagi.

Produksi Kecap, bio-gas, bio-etanol dan lain sebagainya, bisa menjadi alternatif teknologi pemanfaatan sisa olahan sesuai dengan karakteristik sisa hasil olahan tersebut. Termasuk pemanfaatan air laut menjadi air minum. “Untuk lebih jelasnya bisa melihat langsung ke showroom technopack UPN, agar lebih meyakinkan apa yang sudah dilakukan tim dari buku yang dijelaskan ini,” terang Bambang.

Baca:  Meski Corona Tengah Mewabah, Pelayanan Kepada Masyarakat Harus Tetap Berjalan
Indra Wahyudi dan Ir, Bambang

Sementara Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Surabaya, Indra Wahyudi, mengatakan apa yang telah dilakukan SAH dari kunjungan ke daerah nelayan kenjeran, dirinya melihat sebuah peluang emas. Terutama bagi pelaku usaha ditengah situasi pandemi. Dengan sentuhan teknologi yang telah dijelaskan oleh akademisi UPN, maka dirinya mendapatkan semangat baru, dari semua proses produksi yang didapatkannya.  Terlebih akan berdaya guna, ketika ada sentuhan teknologi modern yang selama ini masih menggunakan cara-cara manual.

Dengan program yang digagas oleh SAH selaku calon wawali Kota Surabaya, Indra berharap ada terobosan fasilitator untuk bisa mengaplikasi tekhnologi tersebut. Dengan demikian akan lebih berdaya guna, ketika apa yang diaplikasikan sangat tepat sasaran.

DN

Komentar