oleh

Ijin Gubernur Jatim Pelaksanaan RP3YD Jadi Maret 2021

Kabarnotariat.id, Jatim – Berdasarkan keputusan Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP – INI) hingga ditetapkannya penundaan Rapat Pleno Pengurus Pusat Yang Diperluas (RP3YD) di Batu Malang Jawa Timur (Jatim) pada 14 Maret 2020 lalu, belum banyak Notaris yang mengetahui kapan pelaksanaan lebih lanjutnya.

Dimana pelaksanaan yang semestinya tanggal 18-20 Maret 2020 harus ditunda dengan pertimbangan keselamatan dan kesehatan peserta akan kondisi wabah Covid -19 yang tengah melanda. Selain itu juga, masih belum diijinkannya kegiatan berkerumun oleh pemerintah.

Disela-sela pelaksanaan Magang Bersama yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah (Pengwil) Jatim INI (19/8), Kabarnotariat.id berkesempatan langsung mendapatkan keterangan dari Ketua Pengwil Jatim INI, Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH.

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat lanjutan antara steering committee (SC) dan Organizing Committee (OC), rencana pelaksanaan RP3YD jatuh pada tanggal dan bulan yang sama tapi ditahun 2021 atau 18-20 Maret 2021. Hal itu juga sudah mendapat ijin Gubernur Jawa Timur.

Dengan mempertimbangkan jumlah peserta yang mendaftar sudah cukup banyak (lebih dari 1500 peserta), lanjut SAH, “sepanjang kita bisa memenuhi protokol Covid yang telah ditentukan pemerintah dan kapasitas hotel yang cukup luas, InsyaAllah tidak ada halangan lagi. Oleh karenanya perijinan itu sudah kita dapatkan”Jelas SAH.

Lebih lanjut dijelaskan SAH bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan pengwil Jatim, selalu di backup oleh tim medis dari RS. PHC Surabaya. Dalam persiapan RP3YD tahun depanpun dipastikannya akan melibatkan tim Medis juga dari RS. PHC Surabaya. Hal itu demi menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh peserta dalam berkegiatan. “Persiapan selanjutnya lebih rinci akan diumumkan lagi ditahun depan,” imbuh SAH.

Dari rentan waktu pelaksanaan RP3YD yang masih lama, tentunya masih banyak Notaris di seluruh Indonesia yang belum mendaftar mengikuti acara tersebut. Namun menurut SAH, belum bisa memastikan untuk menerima atau tidaknya peserta baru. Karena tim OC harus melihat pertimbangan situasi dan kondisinya lebih lanjut. “Mungkin nanti mendekati bulan-bulan pelaksanaan RP3YD 2021, atau Januari 2021 akan diumumkan berapa kapasitas peserta baru yang tersedia untuk bisa mendaftar,” pungkas SAH mengakhiri pembicaraannya.

Baca:  SAH Dalam Komunitas Kesenian Surabaya

DN

Komentar