oleh

HANTARU Ke-60: Kantah Kota Bandung Ingin Berkelas Dunia

Kabarnotariat.id, Jabar – Andi Kadandio Alepuddin, A.Ptnh, MSi., selaku Kepala Kantor Pertanahaan Kota Bandung mengutarakan, di momen Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (HANTARU) Ke-60 ini, pihaknya menginginkan kantor ATR/BPN Kota Bandung menjadi kantor layanan berkelas dunia. Hal itu disampaikannya usai upacara peringatan HANTARU ke-60 di halaman kantor ATR/BPN Kota Bandung, Kamis (24/09) tadi siang.

Menurut Andi, dengan bertambahnya usia ini, tentunya menjadikan momentum semangat buat kantor pertanahan kota Bandung pada khususnya, dan umumnya kementerian Agraria dan ATR/BPN untuk lebih meningkatkan kualitas kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan internalisasi nilai-nilai kementerian, yaitu melayani secara baik dan profesional serta terpercaya, kita implementasikan di lapangan, sehingga kehadiran kantor pertanahan di mata masyarakat mempunyai nilai lebih dan bisa jadi masyarakat begitu mendambakan kantor Pelayanan di bidang pertanahan yang baik dan profesional,” ucap Andi Kadandio.

Kemudahan-kemudahan yang dilakukan oleh pelayanan kantor Pertanahan Kota Bandung akan berupaya terus untuk menjadikan masyarakat paham dan mengerti, bahwa pelayanan di kantor pertanahan itu mudah, cepat dan transparan dan tidak sulit.

Program yang pertama yang disajikan, menurut Andi adalah Program ‘Lagu Umat’, (Layanan Unggulan Untuk Masyarakat). Ini untuk membuktikan bahwa, jika masyarakat ingin mendaftarkan bidang tanahnya, proses sertipikat dan proses kegiatan di kantor pertanahan, ia harus datang langsung ke kantor pertanahan, kemudian kita terima dan diberikan 3 kepastian kepada masyarakat.

“Kepastian persyaratan, kepastian biaya pendaftaran dan kepastian penyelesaian pekerjaan, sehingga masyarakat diberikan kemudahan dilayani dengan baik dan mudah, diberikan konsep profesional yang baik dan mudah tersebut agar kantor pertanahan dapat dipercaya.” ujar Andi Kadandio.

Lebih jauh kedepannya ia berharap, agar Kantor Pertanahan di Kota Bandung dapat menyiapkan dan menjadikan pelayanan berstandar atau berkelas dunia, sehingga kantor ini bisa menjadi wakil kantor kementerian ATR/BPN menjadi kantor layanan yang maju dan modern.

Baca:  Ashoya Ratam Ucap Terimakasih
Andi Kadandio saat menerima penghargaan

Sementara itu terkait pelayanan di tengah Pandemik Covid – 19, sesuai dengan ketentuan dan surat edaran dari Sekjen ATR/BPN dan Surat edarar Walikota Bandung dan Gubernur Jawa Barat bahwa ada pembatasan pelayanan.

Kantor ATR/BPN kota Bandung tetap memberikan pelayanan, tentunya dalam pembatasan layanan ini dengan menerapkan protokol kesehatan. “Sesuai anjuran pemerintah yaitu 3 M. Setiap masyarakat yang hadir di kantor ATR/BPN Kota Bandung harus melakukan 3 M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tambahnya.

Adapun untuk jumlah kuota yang hadir sesuai dengan surat edaran tersebut harus 50 persen, pihak BPN membuat jadwal bersama IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah), “Jadi setelah ada penjadwalan, tidak ada penumpukan di kantor ATR/BPN. Positifnya, petugas dari PPAT yang hadir sudah pasti terlayani, itu khusus PPAT. Kalau untuk masyarakat tidak dibatasi, tetapi masyarakat tetap harus melakukan 3 M.” ujarnya.

Ted/Dn/Red

Komentar