oleh

Perjanjian Nominee Batal Demi Hukum di Webinar Andy Institute Surabaya

Kabarnotariat.id, Jatim – Kewenangan Notaris Dalam Membuat Perjanjian Nominee Sebagai Sarana Penguasaan Hak Milik Atas Tanah Oleh Warga Negara Asing (WNA) Maupun Warga Negara Indonesia (WNI), menjadi tema dalam kegiatan Webinar Andy Institute Surabaya.

Kali ini, Andy Institute Surabaya bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur (Jatim) dalam melaksanakan webinar Virtual with Zoom yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 2 Oktober 2020, pukul 13.00 WIB.

Diakui ketua INI Pengwil Jatim, Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH., bahwa Andy Institute telah mengajukan proposal kerjasama mengenai rencana pelaksanaan webinar tersebut. Yang awalnya dijadwalkan tanggal 25 September 2020, dikarenakan masih ada rangkaian kegiatan perayaan HUT IPPAT ke-33, maka atas kesepekatan bersama, dipilihlah tanggal tersebut.

SAH saat donor darah di HUT IPPAT ke-33

“Saya menghargai untuk elemen-elemen, perguruan tinggi ataupun kelompok- kelompok tertentu yang memiliki ijin secara resmi atau yang sudah mempunyai legalitas, untuk melaksanakan kegiatan bersama dengan pengwil  INI Jatim,” terang SAH kepada kabarnotariat.id, setelah kegiatan donor darah Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang ke-33, di Surabaya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan,” tujuan kita sama yaitu berbagi ilmu, dan jika sasarannya atau pesertanya melibatkan para anggota INI atau Notaris. Khususnya di Jatim, saya menghimbau kepada kelompok- kelompok yang akan mengadakan kegiatan atau seminar online maupun offline, bisa mengajak, bekerjasama, atau minimal memberitahukan kepada Organisasi, INI Pengwil Jatim”.

SAH saat Seminar di UPH Surabaya

Kerjasama Seminar bersama Institusi lain, juga pernah dilakukannya pada awal tahun 2019 lalu, semasa dirinya masih menjabat sebagai Ketua INI Pengurus Daerah (Pengda) Surabaya. Dimana kerjasamanya itu dengan Universitas Pelita Harapan (UPH) Surabaya dan kepada peserta yang mengikuti seminar tersebut diberikan poin. Dan waktu itu, peserta mendapatkan poin 1 saja.

Baca:  Gelar Family Gathering Ketua ILUNI FHUI Sebut, "Semua Komponen Alumni Diharapkan Dapat Merekatkan Hubungan Keluarga"

Namun menurutnya untuk pelaksanaan kegiatan webminar Virtual online tidak ada poin. Sesuai dengan peraturan perkumpulan, jika Institusi atau Organisasi lain yang melaksanakan seminarnya secara bertatap muka (offline) dan bekerjasama dengan organisasi INI, maka peserta akan mendapatkan poin. Akan tetapi bobot poinnya menjadi downgrade atau turun.

Prof. Andy Hartanto di webinar lalu

Ditempat yang berbeda saat dikonfirmasi kabarnotariat.id, Prof. Dr. Ir. J. Andy Hartanto, SH, MH, MMT., SpN., Selaku pemilik Andy Institute Surabaya mengakui bahwa lembaganya menggandeng INI Pengwil Jatim dalam rencana pelaksanaan Webinar tersebut. Dirinya mengajukan proposal kerjasama dan mendapat respon positif dari INI Pengwil Jatim.

Lebih lanjut Prof. Andy Hartanto mengemukakan alasan tema itu diangkat, “karena banyak Notaris yang membuat perjanjian Nominee tersebut. Dan salah satu yang mengusulkan tema tersebut juga adalah Prof. Sogar Simamora”.

Dari Fenomena yang sering terjadi seperti itu, maka banyak orang Asing beli tanah di Indonesia dengan pinjam nama WNI. Padahal perjanjian tersebut menurutnya jelas batal demi hukum karena ada penyelundupan hukum. Dirinya berharap agar semua Notaris anggota INI tidak lagi membuat akta-akta seperti itu lagi.

DN

Komentar