oleh

KLB Adalah Solusi Terbaik, Osye Anggandari: ‘Save IPPAT’

Bandung, kabarnotariat.id – Kongres Luar Biasa Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah ( KLB IPPAT)terus disuarakan anggotanya, KLB IPPAT yang nantinya menghasilkan Ketua Umum baru dan kepengurusan organisasi baik di tingkat Pusat, Daerah dan Wilayah menjadi mendesak, pasca dibatalkannya hasil Kongres VII IPPAT 2018 di Makassar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Pengurus Wilayah (Pengwil) IPPAT Jawa Barat yang menjadi salah satu inisiator Seruan Perdamaian “Save IPPAT” bersama DKI, Banten dan Papua. Pengwil IPPAT Jabar tentunya sangat mensupport pelaksanaan KLB sebagai amanat Putusan Pengadilan.

Dan Perdamaian para pihak yang berperkara pun terwujud dengan telah ditandatanganinya kesepakatan Perdamaian oleh Para pihak yang berperkara yang diinisiasi dan di fasilitasi oleh pihak Kementerian ATR/BPN RI yang menghasilkan 11poin kesepakatan Perdamaian dan diantara poin kesepakatan perdamaian tersebut, salah satunya mengenai kesepakatan para pihak melanjutkan Kongres VII IPPAT di Makassar.

Ketua Pengwil IPPAT Jabar, Osye Anggandari yang menjadi insiator “SAVE IPPAT” melalui pesan singkatnya via Whatsapp mengatakan, “Mengenai rencana pelaksanaan KLB IPPAT, tentu saja sikap Pengwil IPPAT Jabar sangat mendukung selama itu menjadi solusi terbaik dan membawa manfaat untuk kepentingan yang lebih luas dan tetap pelaksanaannya diharapkan  sesuai dengan AD /ART.” Senin (4/1/2021).

Ketua Pengwil IPPAT Jabar, Osye Anggandari (Ketiga dari Kiri)

Lebih jauh Osye berharap, semua pihak baik yang terlibat secara langsung atau tidak langsung dapat lebih menahan diri atau lebih bijak bersikap, baik bertutur kata atau pun menuliskan sesuatu terutama pada Media sosial. “Kita harus dapat menyelaraskan dan menyerasikan niat baik itu dalam kata dan perbuatan, InsyaAllah!Pengwil IPPAT Jabar akan mensupport  semua tujuan yang baik dari para pihak.”

TED/ACL

Baca:  Sinergi Kepedulian Pengda INI Karawang, Kejaksaan Negeri, BPN dan Pers

Komentar