oleh

Menteri ATR/Kepala BPN RI : Pelayanan Secara Elektronik Telah Mengurangi 40% Pelayanan Tatap Muka

Jakarta, kabarnotariat.id – Menteri ATR/Kepala BPN RI, Sofjan A.Djalil dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa pelayanan elektronik memberikan hasil yang positif sesuai tujuan program tersebut.

Pada acara penyerahan sertipikat tanah oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (5/1/2021) lalu,Sofjan A.Djalil melaporkan berbagai hasil positif melalui program layanan elektronik.

“Sesuai instruksi bapak Presiden dalam program Digitalisasi Pelayanan (Dilan), Kementerian ATR/BPN telah melaksanakan program layanan elektronik untuk 4 (empat) jenis layanan yaitu pengecekan sertipikat tanah,Hak Tanggungan (HT) elektronik dan informasi Zona Nilai Tanah (ZNT)” Jelas Sofjan A.Djalil.

Layanan elektronik tersebut diharapkan akan memotong jalur birokrasi, meminimalisi sengketa, mencegah prektek-praktek mafia tanah dan mencegah tumpang tindih bidang tanah. “Sejak diluncurkan layanan elektronik, 40 persen antrian diloket-loket Kantor Pertanahan telah berkuran dan selama HT elektronik diluncur tercatat sebanyak Rp.1,27 Triliun transaksi perbankan menggunakan HT elektronik.”

Dalam masa pandemi ini layanan elektronik jelas telah memberikan sumbangsih dalam menahan laju penyebaran virus Covid-19 dengan mengurangi kerumunan orang.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian ATR/BPN, Virgo Eresta Jaya melalui video conference, Selasa (5/1/2021) mengatakan, “Kita sudah mulai mencanangkan pengecekan elekronik _full_ 1 Januari 2021 secara nasional. Jadi kita sudah tutup 100% pengecekan manual tepat di tanggal 31 Desember 2020 kemarin,”

Kementerian ATR/BPN harus melakukan pengecekan layanan secara elektronik.
“Kenapa kita harus berani begitu? Kita telah mencoba memulai di pertengahan tahun kemarin, pada bulan Juli kita sudah mulai mengimplementasikan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) 100% dan itu saya nilai berhasil dan awal tahun 2021 ini kita berharap kita menambah lagi layanan yang _full_ elektronik, yaitu pengecekan,” ungkapnya.

Baca:  Dirjen PPTR : "Kami Membuka Diri Kepada Publik Dengan Kemudahan Akses dan Respon Cepat."

-ACL-

Komentar