oleh

Pemberlakuan Buku Laporan Harian Kegiatan Magang Jawa Timur

Surabaya, kabarnotariat.id – Ikatan Notaris Indonesia (INI) Pengurus Wilayah Jawa Timur (Pengwil Jatim) terus berusaha menerapkan pelaksanaan peraturan perkumpulan (perkum) INI. Setelah mencetak Buku Panduan Magang berupa rangkuman perkum Magang bersama (Maber) dengan daftar Notaris Penerima Magang (NPM) pada tahun lalu, kini dalam kesempatan acara seleksi ALB di hotel Kampi Surabaya (4/1), memperlihatkan bentuk fisik cetakan buku Laporan Harian Kegiatan Magang (HKM).

Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH., selaku ketua INI Pengwil Jatim menjelaskan bahwa pengwil jatim telah mengeluarkan surat Pemberitahuan Pemberlakuan buku Laporan HKM tertanggal 27 Januari 2021 lalu. Selain itu juga telah mengedarkan buku Laporan HKM ke pengurus daerah (Pengda) INI di jajaran wilayah Jawa Timur. Sehingga para Anggota Luar Biasa (ALB) bisa mendapatkannya di pengda-pengda setempat maupun kantor sekertariat Pengwil INI Jatim.

Sosialisasi Buku Laporan HKM ke peserta Seleksi ALB

Buku Laporan HKM menurutnya sudah sesuai dengan pasal 6 Perkum INI nomor:19/PERKUM/INI/2019 tentang Magang. Oleh karena itulah pemberlakuan ketentuan tersebut wajib sudah dimiliki dan diisi oleh seluruh ALB di Jatim, mulai tanggal 1 Februari 2021 dengan toleransi batas waktu akhir tanggal 30 April 2021. Sehingga pada tanggal 1 Mei 2021, seluruh ALB Magang sudah mengisi kegiatan magang pada buku laporan HKM tersebut.

“Prosedur pengisiannya nanti bisa dilihat kolom-kolomnya di buku cetakan”, ungkap SAH biasa disapa. Kolom-kolom tersebut harus diisi sesuai kurikulum dalam semester magang yang di ikuti. Dicontohkannya semester 1 diisi tentang administrasi perkantoran, bagaimana mengisi repertorium, Klapper, Legalisasi, Warkmerk dan lain-lain.

Jadi disitu harus ada jenis kegiatan apa yang harus dipelajari dan tanda-tangan NPM. Dimana didalam ketentuannya, dalam  1 minggu minimal 3 hari magang dan didalam pertemuan 1 hari magang minimal 4 jam, sehingga didalam kolom tersebut ada tanggalnya dan ada jamnya juga. Kemudian setiap akhir bulan ditutup dan ditandatangani NPM serta ALB yang melaksanakan magang.

Baca:  Buku Panduan Magang dan NPM INI Jatim

Sesudah magang minimal 6 bulan, ALB tersebut bisa mengikuti magang bersama (maber) semester 1. Yang selanjutnya akan meminta surat pengantar untuk mengikuti maber dan Surat keterangan (SK)  Magang. Dimana nantinya SK Magang tersebut harus diregister oleh pengda setempat dan catatan nomer beserta tanggal register dituliskan di buku laporan HKM.

Dengan demikian perlahan-lahan SAH berharap tidak ada lagi hanya sekedar memenuhi syarat menerima SK Magang saja. Akan tetapi juga ada ilmu yang diperoleh, supaya pada saat praktek di masyarakat sudah siap memberikan pelayanan yang lebih baik dengan moralitas yang baik, menjunjung tinggi harkat dan martabat Jabatan Notaris lebih baik lagi.

Tanda Barcode menempel di Buku Laporan HKM

Selain itu, didalam buku laporan HKM ada tanda barcode yang menjadi kontrol organisasi. “Memang kami berikan barcode, kami berikan catatan tersendiri yang menjadi rahasia agar tetap dalam kontrol pengwil karena ada larangan tidak memperbanyak sendiri, sehingga dapat diketahui produk asli pengwil atau bukan,”terang SAH mengakhiri perbincangannya dengan kabarnotariat.

DN

Komentar