oleh

Notaris Pemegang Protokol (NPP) Dibebani Ganti Rugi

kabarnoratiat.id – Sudah menjadi kewajiban hukum ketika diangkat sebagai Notaris wajib menerima Protokol Notaris yang pensiun. Notaris Pemegang Protokol (NPP) wajib mengeluarkan Salinan atau Kutipan atau Grosse Akta sesuai Pasal 54 UUJN-P.

Dikutip (16/2) dari Indonesia Notary Club (INC), DR. Habib Adjie, SH., MHum yang menerima pesan Whatsapp (WA) dari rekan NPP, yang oleh pengadilan negeri dibebani ganti rugi.

Kok bisa NPP dibebani ganti rugi ?

Kasusnya, NPP telah mengeluarkan Salinan kepada para pihak sesuai ketentuan yang berlaku. Ternyata NPP bersama-sama mereka yang namanya tercantum dalam akta digugat.

Oleh pengadilan negeri, Salinan akta yang dkeluarkan oleh NPP dinyatakan batal demi hukum, dan anehnya NPP dibebani ganti rugi sejumlah uang tertentu bersama-sama dengan tergugat lainnya.

Saya ingin mengatakan hakim tersebut tidak paham Hukum Kenotariatan Indonesia. Bahwa NPP tidak punya kewajiban untuk memberikan ganti rugi, karena akta tersebut bukan dibuat oleh dirinya, tapi oleh Notaris lain yang Protokolnya dipegang oleh Notaris yang bersangkutan atau apakah ahli warisnya harus dibebani ganti rugi ? Tidak bisa juga, karena kewajiban dan tanggungjawab jabatan Notaris tidak bisa diwariskan.
(HBA-INC).

Baca:  UUCK Menjamin Ketahanan Pangan Nasional

Komentar