oleh

Jelajah Negeri Diskusi Hukum

Jawa Timur, kabarnotariat.id – Penulis buku “Profesi Notaris-PPAT Ditinjau dari Perspektif Hukum Islam”, Indra Iswara.S.H.,M.Kn.,  dengan buku ke-2 nya “Yayasan, Wakaf dan Problematikanya,” merupakan Salah satu Notaris Kab. Nganjuk yang terlibat langsung dalam penyaluran dompet perduli bencana Pengwil INI Jatim beberapa waktu lalu (20/2/2021).

Pria yang telah mengenyam pendidikan S1-S3 di Universitas Brawjiaya, Malang, Jawa Timur ini, menuturkan pengalamannya Kepada kabarnotariat.id, sebagai Narasumber  dengan tajuk ‘Jelajah Negeri Diskusi Hukum’.

Berawal saat di Bogor, dimana dirinya sebagai tenaga ahli salah satu Yayasan sekolah di bidang pendidikan, Asosiasi  Sekolah Sunnah Indonesia, yang terdiri dari sekolah sunnah di seluruh Indonesia. Indra menghubungi rekan-rekan IPPAT di Bogor bahwa dirinya berada di Bogor.

Narsum INI-IPPAT Bogor

Kemudian rekannya Pengurus itu ingin merapat ke hotel. Namun karena aturan protokol kesehatan hotel yang tidak mengijinkan berkumpulnya  10 – 15 orang, akhirnya dirinya diperkenankan untuk datang  ke sekretariat  serta berdiskusi membicarakan tentang masalah wasiat dan yayasan.

Indra Iswara memang cukup dikenal sebagai narasumber sejak masa pandemi yang mengharuskan diskusi dan seminar secara during/online. Dirinya  Pernah menjadi narasumber di Pengwil INI Lampung dan Pengwil IPPAT Sumatra Selatan serta pengwil INI Jatim dan banyak pengda-pengda INI-IPPAT di Indonesia lainnya.

Dari hasil pembahasannya di sekertariat IPPAT Pengda Bogor, tiba – tiba ketua memberitahukan  akan diundang secara resmi menjadi Narasumber. “Jadi yang mengundang saya bukan hanya Pengda IPPAT saja, tapi juga Pengda INI kabupaten Bogor untuk membahas wasiat, yayasan, dan perkumpulan,” tutur Indra, juga ketua region IV Jatim MAPI (Masyarakat Anti Pungli Indonesia) ini.

Narsum INI Purwakarta

Rute selanjutnya ke Purwakarta, bertemu ketua INI- IPPAT Pengda Purwakarta yang rencananya menjadi narasumber untuk 4 pengda Betasuka (Bekasi, Tangerang, Sukabumi dan Karawang) dengan membawakan materi tentang merger perbankan syariah. Karena pandemi covid seperti ini, izin dari bupati sudah turun tapi dari gugus  covid belum turun. Akhirnya  menghadiri undang ke Pengda INI/IPPAT  Purwakarta saja.

Baca:  Sistem E - Voting Lebih Transparan, Bersih dan Bisa Dipertanggungjawabkan

“Disini sudah saya rencanakan dengan teman – teman di Bandung, jadi setelah dari Purwakarta ,saya sudah ditunggu teman – teman di Bandung  untuk membawakan materi tentang Perseroan Terbatas (PT ). Sudah janjian juga dengan teman – teman di Pekalongan dan sekitarnya dan membahas tentang yayasan dan perkumpulan,” terang Indra.

Narsum di Bandung

Dari perjalanan roadshow tersebut, Founder ILC (Indonesia Law Centre) ini mengatakan,”dengan adanya agenda road show, banyak yang meminta bisa diadakan rutin, dengan membahas tema- tema yang berbeda dan ter- up to date/saat ini”.

(DN/AF)

Komentar