oleh

Izin Dicabut, KLB Lombok Akan Dilaksanakan Secara Virtual

Jakarta, kabarnotariat.id – Pasca dikeluarkannya surat pencabutan/pembatalan rekomendasi pelaksana Kongres Luar Biasa (KLB) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) pada tanggal 10 Maret 2021 oleh Bupati Lombok Barat, NTB yang juga selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lombok Barat. Beredar video berisi Pelaksana Tugas Harian Pengurus Pusat IPPAT (PLH PP IPPAT) Rully Iskandar yang memberikan keterangan resminya.

Keterangan resmi yang disampaikan melalui tayangan video berdurasi 2 menit, Rully Iskandar didampingi Bambang S. Oyong selaku Steering Comitte (SC), dan Hamzan Wahyudi selaku Organizing Comittee (OC).

Dalam keterangan pembukanya Rully Iskandar menyampaikan, Terkait pelaksanaan KLB yang yang akan diselenggarakan di NTB, PLH, SC dan OC telah mengurus perizinan dan mendapatkan izin tersebut pada 26 Februari 2021 dan setelah itu mengadakan persiapan-persiapan kongres antara lain pembayaran pemesanan hotel dan pembayaran vendor dan lainnya.

“Akan tetapi Kami sangat terkejut, tiba-tiba viral pada tanggal 11 Maret 2021 viral di media sosial bahwa surat perizinan dari Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Barat dicabut secara sepihak, sampai saat ini surat resmi pencabutan tersebut belum kami terima.” Tegas Rully Iskandar yang juga menjabat Ketua Pengwil DKI Jakarta IPPAT.

Kemudian Rully Iskandar melanjutkan, Dengan adanya surat pencabutan tersebut kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, kemudian Pelaksana Tugas Harian, SC dan OC telah memutuskan sebagai berikut. “kami tetap menghormati keputusan dari tim Satgas tersebut dan oleh karenanya kami akan mematuhi prokes secara ketat.”

Sebelum menutup keterangan resminya Rully Iskandar mengumumkan, “berhubung dengan kekosongan pimpinan IPPAT, dan tuntutan yang riil dari jabatan PPAT, maka KLB akan tetap kami laksanakan secara virtual, terkait tata cara pelaksanaan KLB secara virtual tersebut akan kami umumkan secara resmi beberapa hari yang akan datang.”

Baca:  Gobar Dalam Rangka HANTARU Dan HUT IPPAT

-Acil Akhiruddin-

Komentar