oleh

Aspek Hukum Keperdataan dan Pidana Notaris

Surabaya, kabarnotariat.id – Ikatan Notaris Indonesia (INI) Pengurus Daerah (Pengda) Surabaya menyelenggarakan Seminar daring/online dan luring/offline dengan tema “Aspek Hukum Keperdataan dan Pidana dari Akta yang dibuat oleh Notaris”  pada hari rabu, 17 Maret 2021 di Dyandra Convention Centre Surabaya.

Ketua INI Pengda Surabaya, Justiana, SH., mengatakan bahwa tujuan diangkatnya tema seminar ini karena sering kali Notaris dikut sertakan sebagai tergugat atau turut tergugat dalam hukum perdata dan dalam hukum pidana sering kali diikut sertakan dalam pasal 262 dan 263 memberikan keterangan palsu.

Suasana peserta Seminar

Padahal menurutnya Notaris itu hanya mengkonstatir kehendak para pihak, yang ranahnya hukum perdata. Tanggung jawab dari apa yang diinginkan di dalam akta itu, kehendak para pihak itu sendiri. Tetapi dalam kenyataannya atau dalam prakteknya, Notaris tidak bisa lepas dari permasalahan-permasalahan yang menyeretnya baik ke ranah hukum perdata maupun pidana.

Dengan Seminar ini diharapkannya agar notaris yang dalam hal ini sebagai pejabat yang mengkonstartir mengesahkan dua belah pihak, mendapatkan informasi lebih jelas dari aparat penegak hukum yang sekarang  menjadi narasumber. Yaitu dari kepolisian, kejaksaan, maupun hakim pengadilan.

moderator dan narasumber seminar

“ Dalam Situasi pandemi ini, kami tetap menjaga dan memenuhi protokol kesehatan dengan pembatasan jumlah peserta,” terang ketua panitia, Kusrini Purwijanti, SH., MH. Peserta offline dalam pelaksanaan seminar ini berjumlah 240 Peserta dan peserta partisipan online sebanyak 100 lebih dan terus bertambah seiringnya waktu seminar.

Hadir Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH., selaku ketua INI Pengurus Wilayah Jawa Timur pun mensupport pelaksanaan Seminar tersebut. “Saya sangat mengapresiasi pengda-pengda yang dapat melaksanakan seminar-seminar untuk menambah wawasan dan keilmuan anggotanya”. Sebagai Notaris dirinya selalu mengingatkan akan tugas dan fungsi jabatannya. Karena akta yang dibuat Notaris akan selalu menentukan nasib masyarakat dalam memperoleh kepastian hukum.

Baca:  Tutup Rakernas Tahun 2021, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 32 Penghargaan Kepada Kanwil dan Kantah
ketuwil jatim beserta Narsum dan panitia

Adapun pemateri disampaikan oleh Kasatreskrim (Penyidik) Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purwono, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri (Penuntut Umum) Surabaya, yang diwakili, Sidharta Praditya Revienda Putra, SH, MH., Ketua Pengadilan Negeri (Hakim) Semarang, Dr. Agus Rusianto, S.H., M.H., Notaris / PPAT Kota Surabaya, Dr. Habib Adjie, S.H., M.Hum., dan Emeritus Notaris /PPAT Kota Surabaya Wahyudi Suyanto, S.H., M.Hum.

DN

Komentar