oleh

Semarak Ramah Tamah GOWES INI dan IPPAT Serta KANTAH Kota Yogyakarta

Yogyakarta, kabarnotariat.id – Bencana besar covid 19 sudah berjalan sekitar 1 tahun. Harapan besar masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan yang sempat menghambat sendi kehidupan sehari-hari, segera berakhir. Secara bertahap Pemerintah terus berupaya untuk mengembalikan kondisi menjadi normal. Beberapa sektor kegiatan telah dibuka beraktifitas. Misalnya di sektor olah raga cabang sepak bola, basket dan bulutangkis. Bidang pendidikan sejumlah sekolah kembali dibuka tatap muka langsung.

Menyikapi kondisi yang ada sekarang ini, Pengurus Daerah (Pengda) IPPAT dan INI Kota Yogyakarta dibawah ketua Diana Hexa, SH., dan M. Firdaus IPNU Pamungkas SH., tak ketinggalan tanggap dengan kondisi yang ada sekarang.

Pada Saptu 27 Maret 2021 lalu telah menggelar serangkaian kegiatan gowes bareng anggota yang dihadiri Kantah Kota Yogyakarta yang baru Rudi Prihantoro, A.Ptnh. MM. MH dan jajarannya.

Ketua panitia pelaksana kegiatan M. Dahlan, SH., menjelaskan kegiatan gowes bareng mengambil start & finish di Pulen Kopi Ponti jln. Candi Sambisari Purwomartani Sleman. Dirangkai dengan acara pembagian door price dan perkenalan para anggota yang hadir dengan Kantah baru.

Ramah tamah penuh keakraban dipandu langsung oleh Diana Hexa, SH. Dihadapan Kantah yang baru itu, masing-masing anggota yang hadir diberikan kesempatan sama untuk memperkenalkan diri. Begitu juga kesempatan yang sama diberikan kepada Kantah Rudi Prihantoro asal kelahiran Solo, sebagai alumni STPN Yogyakarta. Dalam tugasnya sempat berpindah-pindah hingga keluar Jawa.

Sebagai Kantah baru di Kota Yogyakarta, dirinya berkomitmen untuk mencanangkan program membangun kota lengkap, berfungsi sebagai pelayan elektronik. Dimana Semua bidang tanah terpetakan, terdaftar dan teridentifikasi, baik obyek maupun subyeknya. “Jadi kita harus bagus untuk pelayanan elektronik. Semua informasi data akan terdapat dalam peta. Target agenda baru Tahun 2021 ini minimal sudah ada 20 kelurahan lengkap. Kemudian tahun 2022 Kota Yogyakarta sudah menjadi kota lengkap. Kondisi tanah kota Yogyakarta sekarang 99 persen sudah terdaftar. Hanya tinggal beberapa tanah yang belum bersertifikat, Seperti tanah kasultanan dan tanah sengketa”, tuturnya.

Baca:  Minimnya Sinyal dan Listrik Buat Pekerjaan Terhambat

Ketua Pengda IPPAT Kota Yogyakarta saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan mengharapkan, semoga BPN kedepan dapat mempertahankan prestasi penghargaan yang diraih sebelumnya. Dengan pertemuan ini kedepan dapat terjalin kemitraan kerja yang lebih baik. Sehingga dengan demikian, kami juga dapat memberikan pelayanan baik kepada masyarakat. “Agenda kegiatan yang baik ini akan terus dilestarikan dan ditingkatkan kepada mitra kerja yang lain,”Tegasnya.

Kir/Ted/DN

Komentar