oleh

6 Kota Tujuan Syiar, Dakwah dan Sosial NMI Jawa Timur Selama Ramadhan

Jawa Timur, kabarnotariat.id – Notaris Muslim Indonesia (NMI) Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan Pembagian Iftar, Sembako dan Santunan kepada anak Yatim di RM Nur Pasific Adityawarman Surabaya (27/4/2021). Acara dilaksanakan menjelang buka puasa, yang dimulai pukul 15.30 WIB (ba’da Ashar) bertemakan NMI Bersama Menggapai Jannah.

Abdul Rozak  SH selaku ketua NMI korwil Jatim mengatakan,“pelaksanaan kali ini, Kami mengundang 7 panti asuhan anak Yatim di Surabaya dengan jumlah total lebih dari 200 anak yatim dan para pengurus panti asuhan”.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa selama Ramadhan ada 6 kota/Kabupaten yang tuju. Yaitu, Lamongan, Blitar, Jombang, Situbondo, Surabaya dan Sampang Madura. Dengan kegiatan pembagian iftar (Buka Puasa) di beberapa masjid, Pembagian Sembako kepada kaum duafa dan janda, memperbaiki atau bedah rumah para kyai dan guru ngaji serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Pembagian hadiah kepada anak Yatim

“kemarin (25/4/2021) kami telah melaksanakan pembagian sembako kepada kaum duafa dan janda di pendopo Kabupaten Jombang bersama Ibu Bupati. InsyaAllah hari kamis (29/4/2021), Kami bersama bupati Sampang akan mengadakan kegiatan iftar, pembagian Sembako dan santunan untuk para kaum duafa, janda dan anak yatim serta renovasi rumah salah satu guru ngaji dan mushola,” ungkap Notaris Senior Mojokerto ini.

Selain di Bulan ramadhan, kegiatan-kegiatan ini menurutnya sering dilakukan NMI Jatim. Dan ada juga kegiatan-kegiatan pengajian rutin bulanan yang sering dilaksanakan secara online/daring, kegiatan Sosial seperti santunan ke anak Yatim, Bakti Sosial, pembangunan pompa air di Bromo, pembangunan renovasi rumah dan lain sebagainya.

Pemberian santunan anak Yatim

Sementara Isy Karima Syakir, SH., MH., MKn, selaku Pembina NMI Korwil Jatim menjelaskan, “pelaksanaan Iftar selama 5 hari ini dananya dari IJN (Infaq Jum’at Notaris) Pengurus Pusat (PP) NMI”. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut, dirinya berharap agar keberadaan NMI Jawa Timur dapat di kenal di masyarakat.

Baca:  Pahami Ketentuannya, Hindari Sanksinya: 'Kupas Tuntas HAT Sebagai Jaminan Utang'

Selain itu menurutnya agenda rutin NMI Jatim setiap bulannya ada pengajian-pengajian. Dan pengajian-pengajian itu tidak hanya di ikuti oleh Notaris Muslim saja, namun juga masyarakat umum.

“Kiprah NMI sendiri hanya untuk syiar, dakwah dan sosial,” tutur Isy mengakhiri pembicaraannya.

-Deden-

Komentar