oleh

Perduli dan Berbagi Pengda Kota Malang IPPAT Selama Ramadhan

Malang, kabarnotariat.id – IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah) Pengurus Daerah (pengda) Kota Malang aktif menggelar kegiatan perduli dan berbagi selama bulan ramadhan ini.

Ketua IPPAT Pengurus Daerah Kota Malang, Dyah Widhiawati,SH.,M.Kn., saat di konfirmasi kabarnotariat.id, (9/5/2021) via online menuturkan,untuk Ramadhan kali ini pengurusnya bersama Keluarga besar Kantor Pertanahan Kota Malang, menggelar kegiatan bakti sosial berbagi sembako kepada kaum duafa di halaman Kantor Pertanahan Kota Malang, pada hari kamis, 6 Mei 2021 lalu.

Ketua IPPAT Pengda Kota Malang, Dyah Widhiawati,SH.,M.Kn saat memberikan bingkisan baksos

Pada siang harinya, pengda kota Malang IPPAT melanjutkan kegiatan perduli dan berbagi di panti asuhan Darul Jundi di Rampal dan Al Kaaff di Jabung. Kemudian di keesokan harinya (7/5/2021) di panti asuhan Alkafi, Embong Brantas Malang.

‘’Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan, Sekaligus sebagai wujud kepedulian dari IPPAT Pengda Kota Malang. Sesuai dengan tema yang kami angkat, yaitu Peduli dan Berbagi,’’ papar Dyah Widhiawati.

Sebelumnya, diriya menceritakan juga saat hari selasa, 4 Mei 2021, dimana pengda kota Malang IPPAT juga telah mengadakan kegiatan bagi-bagi takjil gratis di depan pertokoan kayu tangan kota Malang.

Para pengurus IPPAT pengda kota Malang saat berbagi takjil

Selain itu juga pada hari Rabu, 5 Mei 2021 telah dilaksanakan kegiatan pengajian bersama INI IPPAT Malang Raya yg diadakan secara virtual.

Sementara menjelang Idul Fitri tahun ini atau setelahnya, Dyah dan pengurus lainnya masih belum menentukan kegiatan acara selanjutnya. “Untuk kegiatan setelah lebaran, kita belum tahu, karena untuk Halal Bi Halal masih harus dipikirkan bagaimana mengumpulkan rekan-rekan, disaat kondisi masih dalam masa pandemi dan ada pembatasan di daerah-daerah,” ungkapnya.

Akan tetapi menurutnya, sudah ada rencana mengadakan acara forum komunikasi (forkom) dengan Bapenda, yang InsyaAllah akan diadakan secara virtual.

Baca:  Notaris Tidak Sekedar Diperbudak Tetapi Juga Menjadi Subyek Tertindas Dalam Obyek Pemerasan Yang Dilegalkan

“Semoga dengan adanya forkom ini, akan tercipta komunikasi yang baik antara PPAT dan Bapenda serta dapat memberikan way out bagi kesulitan-kesulitan akses BPHTB online,” ungkapnya mengakhiri percakapan.

DN

Komentar