oleh

Abdul Kadir Jailani Caketum IKA UA 2021-2025

Surabaya, kabarnotariat.id – Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) akan melaksanakan Pemilihan Ketua Umum baru untuk periode 2021-2025.

Informasi yang dihimpun kabarnotariat, hari ini (14/6/2021) merupakan tahapan akhir penyerahan Calon Ketua Umum (Caketum) hasil rekomendasi dan dukungan para Alumni. Yang selanjutkan dilakukan Validasi Caketum pada tanggal 15 – 17 Juni 2011 dan di umumkan pada tanggal 19 Juni 2021 serta kampanye Caketum pada tanggal 21-25 Juni 2021.

Dari catatan yang diterima redaksi, muncul salah satu sosok Abdul Kadir Jailani, Alumni Fakultas Hukum Unair ’88, yang direkomendasikan Alumni. Dimana saat ini masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Sebagaimana dilansir bipol.co, Jabatan-jabatan penting yang pernah di embannya selalu ada kaitan dengan hukum sesuai dengan latar belakang edukasi yang di raih saat di bangku sekolah.

Kemudian beliau di tempatkan di United Nations di Geneva sebagai ahli di bidang pelucutan senjata dan berlanjut menjabat posisi penting di Security Counsel di New York City. Saat kembali ke Jakarta pengalamannya pun bertambah luas saat menjabat Direktur di bagian perjanjian Ekonomi.

Bukan hanya pendidikan, pengalaman dan juga ahli di bidang politik, sosial budaya dan ekonomi, Abdulkadir Jailani kembali menerima tawaran pekerjaan untuk kembali ke New York City sebagai Konsul General di KJRI selama 2.5 tahun dan kemudian karirnya meningkat terus untuk menjabat dua posisi Duta Besar RI di Kanada juga sebagai wakil tetap Indonesia di The International Civil Aviation Organization yang berpusat di Montreal Kanada.

Adapun penghargaan yang pernah diraihnya, Duta Besar RI untuk Kanada Abdul Kadir Jailani mendapatkan penghargaan Social Media Awards 2020 untuk kategori “Digital Head of Missions” dari Kementerian Luar Negeri RI. Untuk pertama kalinya Kemlu memberikan apresiasi Social Media Awards bagi Perwakilan-Perwakilan dan Duta Besar RI yang aktif menggunakan media sosial dalam pelaksanaan diplomasi.

Baca:  Upaya Penyusunan Kebijakan Naskah Akademik Perubahan RUU Jaminan Fidusia

DN

Komentar