oleh

Program KuDa Pengwil Jatim INI, Pembinaan dan Penguatan Notaris

Sidoarjo, kabarnotariat.id – Dalam rangka Kunjungan Daerah (KuDa) Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur (Jatim) Ikatan Notaris Indonesia (INI) bersama 4 Pengurus Daerah (pengda) INI yaitu, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo dan Madura, melaksanakan program kerja dengan agenda pembinaan dan penguatan kode etik dan Undang Undang Jabatan Notaris (UUJN).

Acara perdana program KuDa pengwil Jatim INI, mempercayakan pengda Sidoarjo INI sebagai tuan rumah yang mengambil tempat di hotel Luminor Sidoarjo pada hari Jumat, 18 Juni 2021 dan di ikuti peserta secara offline/Luring dan online/during.

SAH di dampingi kabid HAD dan Pengayoman Profesi

Dikatakan ketua Pengwil Jatim INI, Siti Anggraeni Hapsari, SH., MH., bahwa program KuDa ini merupakan agenda kerja 3 bidang pengurus wilayah. Yaitu Bidang Perlindungan Profesi dan Pengayoman, Bidang Hubungan Antar Daerah dan Bidang Pembinaan Anggota.

Lahirnya Program KuDa menurutnya karena rasa prihatin terhadap maraknya pelanggaran kode etik dan UUNJ yang terjadi. Sehingga perlu adanya pembinaan dan penguatan terhadap kode etik dan UUJN, supaya kembali kepada kitoh Notaris sebagai Jabatan yang bermartabat dan dapat di percaya masyarakat. Karena tugas jabatan Notaris, menentukan nasib seseorang sehingga Notaris bukan hanya perlu pintar saja tetapi juga harus bermoral.

“Banyaknya Notaris tidak boleh melunturkan atau menggugurkan kewajiban moral kita untuk terus mengangkat harkat dan martabat Notaris,” pesannya.

Narasumber Kode Etik dan UUJN

Diungkapkan SAH, Program KuDa ini telah terprogram selama 5 bulan kedepan dengan membentuk kelompok-kelompok pengda penyelenggara dan akan dilaksanakan setiap bulannya.

“Program KuDa kita tidak berbicara peraturan lain, pasal demi pasal dalam kode etik dan UUJN kita kupas semuanya,” tegas SAH. Supaya tidak hanya tahu kulitnya, akan tetapi tahu isinya dan tentunya mengerti bagaimana mengaplikasikannya.

Penyerahan Buku Saku kepada 4 pengda Penyelenggara KuDa

Selaku tuan rumah penyelenggara KuDa perdana, Saiful Munir, SH., Ketua Pengda Sidoarjo INI menyampaikan, “kita semua ingin ada tertib organisasi, penghormatan kepada aturan-aturan organisasi. Jadi baik itu Etika maupun Etik harus terus ditumbuhkan dan di jaga”.

Baca:  Peningkatan Kualitas PPAT Gel VII Dibuka, Dirjen HHK Imbau "Jika Ada Miskomunikasi Jangan Dibuat Gaduh"

Dengan Program KuDa ke pengda-pengda ini, Saiful Munir berharap banyak manfaatnya, memberi pencerahan-pencerahan dan me-refresh kembali hal-hal yang sering di anggap sambil lalu, sehingga semua bisa berjalan sesuai dengan aturan etika dan etik yang sebenar-benarnya.

DN

Komentar