oleh

Dirjen Pengadaan Tanah : “Target Pengadaan Tanah Untuk Proyek Strategis Nasional 51.104,13Ha

Jakarta, Kabarnotariat.id – Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Embun Sari memaparkan beberapa program diantaranya program pengadaan tanah berupa target dan realisasi pengadaan tanah untuk Program Strategis Nasional (PSN).

Berbicara saat kegiatan konferensi pers melalui daring, Embun Sari memaparkan hingga saat ini Direktorat Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Ditjen PTPP) menargetkan bidang tanah seluas 51.104,13 Ha.

“Pengadaan tanah untuk kepentingan Proyek Strategis Nasional seluas 51.104,13 Ha, terdiri dari 219.238 bidang diperuntukkan bagi 189 proyek di 28 provinsi meliputi 166 kabupaten dan Kota.” Paparnya Pada Selasa (31/08/2021).

Selanjutnya Embun Sari menambahkan untuk proyek non PSN Ditjen PTPP menargetkan pengadaan tanah seluas 16.114,04 Ha untuk 187 proyek sebanyak 63.186 bidang di 32 provinsi meliputi 134 kabupaten/ kota.

“Hingga saat ini dari target Pengadaan tersebut,untuk PSN telah terealisasi 23.280,76 Ha untuk 136.824 bidang, sedangkan untuk proyek non PSN telah terealisasi seluas 9209,71 Ha untuk 39.484 bidang.” Paparnya.

Mantan Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah BPN ini menegaskan, Ditjen PTPP akan menuntaskan target ini. “Untuk menuntaskan target Pengadaan tanah terutama untuk PSN, setiap tahapan-tahapan pengadaan tanah yang terdiri dari Perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan penyerahan hasil harus dimatangkan untuk meminimalisir setiap hambatan guna mencapai target dengan berpedoman pada ketentuan PP No.19/2021 dan tentunya Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN No.19/2021 sebagai Ketentuan Pelaksana.”

Dalam sesi selanjutnya, Embun Sari yang baru dilantik pada 12 Agustus 2021 lalu oleh Menteri ATR/Kepala BPN Sofjan A.Djalil juga memaparkan target dalam program BANK TANAH.

“Program Bank Tanah juga terus dijalankan,saat ini Ditjen PTPP telah memastikan bidang tanah seluas 25.000 Ha yang akan kita jadikan Bank Tanah, sedang kita matangkan dan pastikan di lapangan dari segala sisi baik kepemilikan,letak,luas,kondisi objeknya, semuanya sedang kita fix-kan.”

Baca:  Melalui "OSS" Pelaku Usaha Memulai Produksinya Secara Simultan

Terkait pertanyaan dari jurnalis kabarnotariat.id perihal kurang gencarnya sosialisasi akan program Bank Tanah,Embun Sari mengatakan,” Kami berterima kasih atas masukannya, Kedepan kami akan gencar melakukan sosialisasi program ini, kami menargetkan 2.014 Ha untuk disertipikatkan dan dan 400 Ha untuk Perumahan dan Perkebunan.”

Pada Konferensi pers ini, Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Embun Sari didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Deni Ahmad Hidayat beserta seluruh jajaran Direktur, yaitu Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Aria Indra Purnama, Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan Perdananto Ariwibowo dan Direktur Bina Pertanahan dan Pencadangan Tanah Nurhadi Putra.

Konferensi Pers yang juga bertujuan untuk memperkenalkan Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan yang baru ini di moderatori oleh Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati bersama Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga Biro Humas Kementerian ATR/BPN Indra Gunawan. Konferensi pers ini diikuti sebanyak 77 peserta baik dari awak media maupun internal BPN dari seluruh Indonesia.

Acil Akhiruddin

Komentar