Menu

Mode Gelap
Ujian PPAT Gelombang Pertama Usai, Ketua Pelaksana : “Kami Akan Replikasi Keberhasilan Pelaksanaan Gelombang Pertama” Lomba Senam Kreasi Nusantara Meriahkan HANTARU 2022 dan Indonesia UMKM Expo Usung Transparansi, Ujian PPAT 2022 Gelombang Pertama Berjalan Tertib dan Lancar Kementerian ATR/BPN Gelar Ujian PPAT, Mencapai Lebih Dari 7.000 Pendaftar 769 Peserta Mengikuti 62K Ride and 10K Run Challenge HANTARU 2022

Agraria · 4 Mar 2022 06:58 WIB ·

Kementerian ATR/BPN Dan Komisi II DPR RI Laksanakan Sosialisasi PTSL Di Kabupaten Batubara


 Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung Menyerahkan Sertipikat Hasil Program PTSL Kepada Masyarakat Perbesar

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung Menyerahkan Sertipikat Hasil Program PTSL Kepada Masyarakat

Kabarnotariat.id,Batu Bara – Sebagai upaya untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menggencarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dalam pelaksanaannya, PTSL melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat. Untuk itu, kesadaran masyarakat perlu dibangun, salah satu caranya yaitu dengan melakukan Sosialisasi Program Stategis Nasional yang diselenggarakan di Singapore City Hotel, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatra Utara pada Kamis (03/03/2022).

Dalam sambutannya, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan bila bidang tanah di Indonesia sudah terdaftar seluruhnya, diharapkan dapat meminimalisir kasus pertanahan. “Kegiatan PTSL ini merupakan salah satu bentuk fokus pemerintah dalam meminimalisir sengketa dan konflik pertanahan yang ada di Indonesia. Karena jika terjadi permasalahan pertanahan, sertipikat ini bisa menjadi alas hukum yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPR RI mengingatkan kepada masyarakat yang sudah memiliki sertipikat tanah untuk dapat menjaga tanah maupun sertipikatnya dengan baik. “Bapak/Ibu yang sudah memiliki sertipikat tanah dijaga tanahnya. Tanah Bapak/Ibu ketika sudah bersertipikat jadi berharga dan memiliki nilai. Jika sertipikat itu akan diagunkan ke bank, pesan saya harus dihitung dengan baik, jangan asal simpan di bank tapi tidak dengan perhitungan,” pesan Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mantan Menteri ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia

2 Desember 2022 - 13:40 WIB

Sosialisasi PTSL Jember: Sukseskan Program PTSL, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

2 Desember 2022 - 05:54 WIB

Presiden Apresiasi Menteri ATR Selesaikan Konflik Agraria Suku Anak Dalam

1 Desember 2022 - 12:23 WIB

1.552.450 Sertipikat akan Diserahkan oleh Presiden RI secara Serentak

1 Desember 2022 - 08:19 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tindak Lanjuti Penyelesaian Sengketa Pertanahan di Kota Makassar

26 November 2022 - 05:51 WIB

Tutup Celah Mafia Tanah

13 November 2022 - 09:29 WIB

Trending di Agraria